BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

PLA Material Particle

2023-11-13

PLA (Polylactic Acid) adalah jenis material yang digunakan dalam proses manufaktur aditif, atau lebih dikenal dengan sebutan 3D printing. PLA digunakan sebagai bahan dasar dalam mencetak objek tiga dimensi, sehingga populer di kalangan penggemar 3D printing dan juga digunakan dalam berbagai aplikasi industri.

Salah satu kelebihan PLA adalah keberlanjutannya yang sangat tinggi. PLA terbuat dari bahan alami seperti jagung atau pati, sehingga menghasilkan produk yang ramah lingkungan. PLA juga dapat didaur ulang dan kompos ke dalam tanah, sehingga memiliki dampak negatif yang lebih rendah pada lingkungan dibandingkan dengan material sintetis lainnya.

Selain itu, PLA juga tahan terhadap panas. Ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi di mana suhu tinggi diperlukan. Dalam kehidupan sehari-hari, PLA digunakan untuk mencetak wadah makanan, tempat pembuatan perhiasan, dan suvenir, karena kemampuannya untuk bertahan dalam suhu tinggi. PLA juga digunakan dalam industri kemasan, seperti botol air dan kemasan makanan, karena sifatnya yang stabil dan tidak berbahaya.

PLA juga merupakan material yang relatif murah dan mudah didapat. Bahan baku PLA mudah ditemukan di pasaran dan harganya terjangkau, membuatnya menjadi pilihan populer bagi pengguna 3D printing. PLA juga dapat dicetak dengan cepat dan akurat, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan hemat biaya.

Selain itu, PLA juga memiliki kekuatan yang baik. Dalam proses pencetakan 3D, PLA memberikan hasil yang tahan lama dan kuat. Ini membuatnya cocok untuk mencetak bagian-bagian mesin dan komponen mekanis. Menurut penelitian, PLA memiliki kekerasan yang sama dengan ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), namun lebih tahan terhadap benturan. PLA juga memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap kerusakan akibat goresan dan pengikisan.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, PLA juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah ketahanannya terhadap cahaya UV yang buruk. PLA cenderung memudar dan retak ketika terkena sinar matahari langsung untuk waktu yang lama. Ini menjadikan PLA kurang cocok untuk penggunaan di luar ruangan atau dalam kondisi sinar matahari yang terkena langsung.

Selain itu, seperti bahan polimer lainnya, PLA juga rentan terhadap suhu tinggi. Pada suhu di atas 60 derajat Celsius, PLA akan mulai meleleh dan kehilangan kekuatannya. Oleh karena itu, penggunaan PLA perlu dipertimbangkan dengan baik tergantung pada aplikasi yang diinginkan.

Gelembung udara dan retakan juga dapat menjadi masalah saat mencetak dengan PLA. Untuk mengatasi hal ini, beberapa pengguna mencampurkan PLA dengan bahan tambahan seperti serat karbon atau fiberglass. Hal ini meningkatkan kekuatan dan ketahanan PLA, tetapi juga meningkatkan biaya dan kompleksitas proses pencetakan.

Dalam beberapa tahun terakhir, PLA semakin populer sebagai bahan dasar dalam industri 3D Printing. PLA memiliki kelebihan yang signifikan dibandingkan dengan bahan polimer lainnya, seperti ramah lingkungan, tahan terhadap panas, murah, dan kuat. Namun, ada juga kelemahan yang perlu dipertimbangkan, seperti ketahanan terhadap cahaya UV dan suhu tinggi.

Dalam waktu dekat, dengan perkembangan teknologi dan inovasi baru, diyakini bahwa PLA akan terus mengalami perkembangan dan peningkatan mutu. Dengan lebih banyak penelitian dan pengembangan, PLA mungkin akan menjadi bahan yang lebih tahan lama, tahan terhadap sinar UV, dan tahan terhadap suhu tinggi. Ini akan membuka pintu bagi penggunaan yang lebih luas dalam berbagai industri dan aplikasi.