BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

What are compostable ziplock bags made from?

2023-11-18

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika mendengar "ziplock bags"? Mungkin Anda akan berpikir tentang plastik yang digunakan untuk menyimpan makanan seperti sisa sarapan, camilan, atau bahkan makan malam. Namun, tahukah Anda bahwa sekarang ada juga kantong ziplock yang dapat terurai secara organik?

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang apa yang sebenarnya dibuat dari kantong ziplock terurai dan bagaimana bahan-bahan ini membantu mempromosikan lingkungan yang lebih lestari.

Kantong ziplock terurai adalah jenis kantong plastik yang terbuat dari bahan yang dapat terurai secara alami. Mereka menggabungkan kegunaan dan kepraktisan kantong ziplock dengan kepedulian terhadap lingkungan yang semakin meningkat. Kendati demikian, penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya ada di balik produk ini.

Seperti halnya jenis kantong plastik lainnya, kantong ziplock terurai dapat terbuat dari berbagai bahan yang terurai alami seperti:

1. Poliester termoplastik alifatik (ATP) atau aliphatic thermoplastic polyester (ATP): Jenis plastik ini terbuat dari poliester alifatik yang terbuat dari minyak nabati seperti jagung. Salah satu merk terkenal dari ATP adalah Mater-Bi, yang merupakan bahan yang dapat terurai secara organik dan juga dapat digunakan untuk menggantikan plastik konvensional.

2. Polihidroksialkanoat (PHA): Jenis plastik ini terbuat dari bakteri yang menghasilkan polimer alami yang dapat terurai. Bahan ini dapat beragam, seperti poli-beta-hidroksioktanoat (PHO) yang berasal dari minyak kelapa sawit, ataubPoly-3-hidroksibutirat (PHB) yang berasal dari gula.

3. Polilaktat (PLA): PLA adalah jenis plastik yang terbuat dari pati nabati seperti jagung atau ubi jalar. Proses produksi PLA melibatkan fermentasi gula menjadi asam laktat dan kemudian diubah menjadi polimer PLA. Salah satu keuntungan dari PLA adalah bahwa ia dapat terurai secara organik dan membutuhkan lebih sedikit energi selama proses pembuatan dibandingkan dengan plastik konvensional.

Masing-masing bahan ini memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda. Namun, mereka semua memiliki satu kesamaan utama -- mereka dapat terurai secara alami ketika terpapar oleh mikroorganisme seperti bakteri, jamur, atau kondisi lingkungan tertentu seperti kelembaban atau panas. Proses ini biasanya membutuhkan waktu antara beberapa bulan hingga beberapa tahun tergantung pada kondisi lingkungan.

Kantong ziplock yang terbuat dari bahan-bahan ini juga memiliki keunggulan lainnya, seperti dapat didaur ulang atau kompos dan bebas dari zat kimia berbahaya seperti BPA (bisfenol-A) yang sering ditemukan dalam plastik konvensional. Hal ini membuat kantong ziplock terurai menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman untuk digunakan dalam menyimpan makanan.

Namun, meskipun kantong ziplock terurai menawarkan berbagai manfaat lingkungan, mereka juga memiliki beberapa kelemahan. Misalnya, beberapa bahan terurai mungkin lebih rapuh atau kurang fleksibel dibandingkan dengan plastik konvensional, yang dapat membatasi penggunaan mereka dalam beberapa aplikasi tertentu. Selain itu, biaya produksi kantong ziplock terurai juga sering kali lebih mahal daripada biaya produksi kantong plastik konvensional, yang dapat mempengaruhi harga jual akhir kepada konsumen.

Meskipun ada beberapa kendala, permintaan akan produk-produk yang ramah lingkungan semakin meningkat dan membuat kantong ziplock terurai semakin populer. Konsumen semakin sadar akan dampak negatif penggunaan plastik konvensional terhadap lingkungan, dan semakin banyak orang yang mencari alternatif yang lebih baik.

Dalam era di mana kelestarian lingkungan semakin penting, kantong ziplock terurai menawarkan solusi yang efektif untuk mengurangi limbah plastik yang tidak terurai dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Dengan menggunakan bahan-bahan alami yang dapat terurai, kantong ziplock terurai memainkan peran penting dalam upaya kita untuk menciptakan planet yang lebih berkelanjutan.