BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

What is compostable resin made of?

2023-11-20

Apa itu Resin yang Dapat Terurai dan Dibuat dari Apa? Resin yang dapat terurai adalah bahan yang semakin populer digunakan dalam berbagai produk ramah lingkungan. Resin ini terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat terurai secara alami dalam waktu tertentu. Salah satu jenis resin terurai yang banyak digunakan adalah resin terbuat dari bahan organik seperti pati jagung atau utuh dan limbah tumbuhan lainnya.

Resin dapat ditemukan dalam berbagai bentuk dan digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pengemasan, wadah makanan, atau bahkan mainan anak-anak. Salah satu alasan utama mengapa resin terurai semakin populer adalah karena mereka membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Resin yang tidak dapat terurai dapat membutuhkan waktu ratusan bahkan ribuan tahun untuk terurai, dan produksinya juga membutuhkan sumber daya alam yang melimpah.

Salah satu bahan dasar yang umum digunakan dalam produksi resin terurai adalah pati jagung. Pati jagung adalah karbohidrat kompleks yang terbuat dari pati yang diambil dari kacang-kacangan jagung. Pati ini kemudian diubah menjadi polimer melalui proses kimia. Polimer pati yang dihasilkan ini kemudian digunakan untuk membuat resin yang dapat terurai.

Selain pati jagung, produsen juga menggunakan bahan organik lain untuk membuat resin terurai seperti pati kentang, pati gandum, pati sagu, atau bahkan serat sisa dari sumber daya alam. Bahan-bahan ini memberikan struktur polimer yang kuat dan fleksibel, mirip dengan resin yang tidak terurai. Namun, perbedaan utama adalah bahwa resin terurai ini dapat secara alami terurai oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur.

Selama proses produksi, bahan-bahan dasar tersebut dihancurkan, dicampur, dan dikeringkan. Setelah itu, mereka diubah menjadi bentuk serbuk yang siap digunakan. Serbuk ini kemudian dicampur dengan aditif yang membantu meningkatkan kekuatan, kekerasan, dan elastisitas resin. Beberapa aditif yang umum digunakan termasuk plastisizer, pengisi, dan pigmen.

Resin yang dapat terurai sering kali digunakan sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada plastik konvensional. Resin ini dapat terurai dengan lebih cepat daripada plastik tradisional yang umumnya memerlukan waktu berabad-abad untuk terurai. Ketika resin terurai ini terurai, mereka tidak menghasilkan limbah beracun yang merusak lingkungan, seperti yang dilakukan oleh plastik.

Namun, ini tidak berarti bahwa resin terurai ini tidak mempengaruhi lingkungan sama sekali. Pembuatan resin terurai masih melibatkan penggunaan energi dan produksi emisi karbon selama proses manufaktur. Oleh karena itu, penting untuk memilih resin terurai yang diproduksi dengan menggunakan energi terbarukan dan proses manufaktur yang ramah lingkungan sebisa mungkin.

Selain itu, penggunaan resin terurai hanya memberikan manfaat jika produk-produk tersebut benar-benar terurai saat dibuang. Jika produk hanya terurai di bawah kondisi tertentu, seperti panas atau kelembaban yang tinggi, maka mereka tidak akan memberikan manfaat yang diharapkan dalam mengurangi polusi plastik.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan resin terurai semakin meningkat dan ini mencerminkan kesadaran yang tumbuh tentang pentingnya penggunaan bahan ramah lingkungan. Produsen berusaha untuk mengembangkan resin terurai yang lebih efisien dan mudah diolah sebagai pengganti plastik konvensional.

Dalam mengatasi masalah polusi plastik, kehadiran resin terurai adalah langkah maju yang signifikan. Dengan menggunakan bahan-bahan organik yang dapat terurai secara alami, resin ini dapat membantu mengurangi jumlah plastik yang akhirnya berakhir di lautan dan lingkungan lainnya. Namun, upaya yang lebih luas masih diperlukan untuk mengurangi penggunaan plastik secara keseluruhan dan untuk memastikan produk-produk terurai ini benar-benar didaur ulang atau terurai setelah digunakan.