BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

What is the difference between PLA and PBAT?

2023-11-20

PLA dan PBAT adalah dua bahan yang digunakan dalam produksi plastik ramah lingkungan. Keduanya memiliki karakteristik yang unik yang membuatnya populer di industri pengemasan dan lainnya. Namun, apa sebenarnya perbedaan antara PLA dan PBAT? Mari kita telaah lebih lanjut.

PLA, atau Polylactic Acid, adalah polimer yang terbuat dari bahan alami seperti jagung, singkong, atau tebu. Ini adalah salah satu jenis plastik biokompatibel dan dapat terurai secara alami. PLA dihasilkan melalui proses fermentasi gula yang ada dalam bahan baku. Seperti yang dapat Anda lihat, PLA secara kimiawi berbeda dari plastik konvensional yang diperoleh dari minyak bumi.

Kelebihan utama PLA adalah kemampuan untuk terurai dengan sendirinya melalui proses dekomposisi dalam kondisi yang sesuai seperti suhu dan kelembaban yang tinggi. Dalam kondisi ini, PLA dapat terurai menjadi asam laktat, yang kemudian dapat diserap oleh lingkungan melalui proses biologi alami. Hal ini membuat PLA menjadi material yang sangat diinginkan dalam industri pengemasan yang berusaha untuk menciptakan produk yang memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah.

Namun, ada beberapa kelemahan dalam penggunaan PLA. Pertama, PLA cenderung mudah retak atau pecah dan tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan daya tahan lebih tinggi. Kedua, PLA membutuhkan kondisi tertentu agar dapat terurai dengan baik, yaitu suhu yang lebih tinggi dari 60 derajat Celsius dan lingkungan yang memiliki kelembaban tinggi. Jika PLA berakhir di tempat penimbunan sampah yang tidak memenuhi kondisi tersebut, maka PLA tidak akan terurai dengan efektif. Sebagai hasilnya, sifat terurai PLA tidak selalu terjadi di semua lingkungan.

Berbeda dengan PLA, PBAT atau Polybutylene Adipate Terephthalate adalah polimer yang terbuat dari penggabungan bahan sintetis dan alami. PBAT terdiri dari dua komponen dasar yaitu asam adipat dan asam terephthalat. Meskipun PBAT juga dapat terurai secara alami, itu terjadi dalam jangka waktu yang lebih lama dan membutuhkan kondisi yang lebih ekstrem. Ini menghasilkan plastik yang lebih tahan lama dan tahan terhadap suhu tinggi.

Keuntungan dari PBAT adalah daya tarik ekonomis. PBAT adalah plastik yang lebih murah daripada PLA yang membuatnya lebih banyak digunakan dalam aplikasi komersial. Selain itu, PBAT juga lebih fleksibel dan kuat, sehingga cocok digunakan dalam berbagai aplikasi pengemasan yang membutuhkan tampilan yang menarik dan perlindungan yang baik.

Meskipun demikian, PBAT juga memiliki kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Seperti halnya plastik konvensional, PBAT masih memerlukan kondisi khusus agar dapat terurai secara efektif. Ini berarti jika PBAT berakhir di tempat pembuangan sampah yang tidak memenuhi kondisi tersebut, maka plastik ini masih akan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Dalam kesimpulan, PLA dan PBAT adalah dua bahan plastik yang dihasilkan melalui proses alami. Meskipun keduanya memberikan alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada plastik konvensional, ada perbedaan penting antara keduanya. PLA memiliki sifat terurai yang lebih mudah dan cocok digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan dampak lingkungan yang lebih rendah. Di sisi lain, PBAT adalah pilihan yang lebih tahan lama dan fleksibel dengan biaya yang lebih rendah. Memilih antara PLA dan PBAT tergantung pada kebutuhan Anda dan tujuan penggunaan plastik tersebut.