BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

What is the difference between biodegradable and compostable garbage bags?

2023-11-20

Apa Perbedaan antara Kantong Sampah yang Dapat Terurai dan Dapat Dikompos dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan

Ketika kita berbicara tentang pengelolaan limbah, salah satu bagian krusial yang sering diabaikan adalah pemilihan kantong sampah yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul dua jenis kantong sampah yang sering digunakan, yaitu kantong sampah bisa terurai dan bisa dikompos. Mungkin Anda bertanya-tanya apa perbedaan antara kedua jenis kantong sampah ini, serta apa pengaruhnya terhadap lingkungan. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan mendasar antara kantong sampah yang bisa terurai dan bisa dikompos, serta dampaknya bagi lingkungan.

Kantong sampah yang dapat terurai adalah jenis kantong yang terbuat dari bahan-bahan organik seperti pati jagung, pati kentang, atau plastik alami lainnya. Bahan-bahan tersebut berguna untuk meningkatkan proses terurai secara alami, yang berarti bahwa kantong ini akan membusuk dan terurai menjadi tanah dalam waktu tertentu. Kantong sampah yang dapat terurai tidak akan menghasilkan limbah plastik yang bertahan dalam waktu yang lama, sebagai gantinya, mereka akan terurai dengan lebih cepat dalam kondisi yang benar. Keuntungan dari kantong sampah biodegradable adalah mereka dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, karena mereka tidak akan meninggalkan bahan kimia berbahaya atau mikroplastik di lingkungan.

Di sisi lain, kantong sampah yang dapat dikompos juga terbuat dari bahan-bahan organik, tetapi ditambahkan dengan bahan yang mempercepat proses dekomposisi. Bahan-bahan tambahan ini biasanya berupa organisme mikroba yang membantu menguraikan kantong sampah dengan lebih cepat. Kantong sampah yang dapat dikompos di desain untuk mempercepat proses kompos yang alami, di mana bahan-bahan organik terurai selama beberapa minggu atau bulan menjadi humus yang berguna untuk tanah.

Perbedaan utama antara kedua jenis kantong sampah ini terletak pada waktu degradasi dan metode penghancuran. Berikut adalah perbandingan yang lebih terperinci:

1. Waktu degradasi: Kantong sampah yang bisa terurai membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terurai sepenuhnya dibandingkan dengan kantong sampah yang bisa dikompos. Hal ini terjadi karena kantong sampah yang dikompos memiliki tambahan bahan-bahan yang mempercepat proses degradasi.

2. Metode penghancuran: Kantong sampah yang bisa terurai akan terurai secara alami, dengan bantuan matahari, udara, dan kelembaban. Kantong sampah yang bisa dikompos perlu diproses dalam lingkungan kompos termonitor untuk memastikan degradasi yang optimal.

3. Penggunaan akhir: Kantong sampah yang bisa terurai biasanya dibuang bersama dengan limbah organik atau dapat diolah menjadi bahan bakar biogas. Kantong sampah yang bisa dikompos digunakan dalam proses kompos dan diuraikan sepenuhnya menjadi humus.

Pengaruh dari penggunaan kedua jenis kantong sampah ini pada lingkungan sangat penting. Dengan menggunakan kantong sampah yang bisa terurai atau bisa dikompos, kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan dampak negatif yang disebabkan oleh limbah plastik. Dalam jangka panjang, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dengan mengadopsi kantong sampah yang ramah lingkungan juga dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.

Namun, penting untuk diingat bahwa kantong sampah yang dapat terurai atau dapat dikompos tidak bisa diencerkan di rumah secara alami. Mereka membutuhkan kondisi tertentu untuk terurai sepenuhnya, dan perlu diperlakukan dengan benar agar tidak mengalami degradasi yang terlalu lambat atau terlalu cepat. Sebagai konsumen, penting untuk membaca label dan petunjuk penggunaan yang tertera pada kantong sampah yang dibeli untuk memastikan penggunaan yang benar dan terhindar dari kesalahan pengelolaan limbah.

Kesimpulannya, perbedaan antara kantong sampah yang bisa terurai dan bisa dikompos terletak pada waktu degradasi dan metode penghancuran. Kantong sampah yang bisa terurai membutuhkan waktu yang lama untuk terurai, sementara kantong sampah yang bisa dikompos didesain untuk mempercepat proses kompos alami. Dengan menggunakan kantong sampah yang ramah lingkungan ini, kita dapat secara signifikan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.