BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

pla material for 3d printing

2023-11-28

Material PLA (polylactic acid) atau asam polilaktat merupakan jenis material yang sering digunakan dalam dunia percetakan 3D. PLA adalah jenis plastik yang ramah lingkungan yang dapat diperbaharui secara biologi. Material ini dikenal karena sifat-sifatnya yang stabil, kekuatan, dan kelenturan yang tinggi.

PLA dibuat dari sumber alami, seperti jagung, batang gandum, dan tebu. Proses pembuatan PLA melibatkan fermentasi gula dari sumber tersebut menjadi asam laktat, diikuti dengan proses pengeringan dan ekstraksi untuk menghasilkan polilaktat.

Salah satu keunggulan PLA adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Material ini dapat terurai dengan sendirinya melalui proses dekomposisi biologis, tanpa meninggalkan residu berbahaya. Oleh karena itu, PLA sering digunakan dalam pembuatan produk yang tidak memerlukan ketahanan lama, seperti kemasan makanan sekali pakai, alat tulis, mainan anak-anak, dan perlengkapan rumah tangga.

Selain ramah lingkungan, PLA juga memiliki sifat yang bagus dalam hal kekuatan dan kelenturan. Material ini dapat menahan beban yang cukup besar dan memiliki ketahanan terhadap tekanan dan benturan yang baik. Oleh karena itu, PLA banyak digunakan dalam percetakan 3D untuk membuat prototipe dan produk akhir yang memiliki detail yang tajam.

Kelebihan lain dari PLA adalah kemudahannya dalam proses pencetakan 3D. Material ini memiliki suhu cair yang lebih rendah dibandingkan dengan material 3D printing lainnya, seperti ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene). Hal ini membuat pla lebih mudah dicetak dengan menggunakan printer 3D yang lebih murah dan lebih umum digunakan. Suhu cetak PLA sekitar 180-210 derajat Celsius, sedangkan ABS membutuhkan suhu sekitar 210-250 derajat Celsius.

Selain itu, PLA memiliki tingkat perekatan yang baik dengan meja cetak pada saat proses printer 3D berlangsung. Hal ini mengurangi kemungkinan pergeseran atau gejala warping yang dapat terjadi dengan material 3D printing lainnya.

Namun, PLA juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah ketahanannya terhadap panas. Jika ditempatkan di suhu tinggi, PLA dapat deformasi atau bahkan meleleh. Oleh karena itu, produk dari PLA tidak cocok untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan terhadap suhu tinggi.

Selain itu, kelemahan lain dari PLA adalah ketidakmampuan untuk menghasilkan produk yang tahan terhadap benturan atau tekanan tinggi. Material ini cenderung rapuh dan mudah pecah jika terkena beban berat. Oleh karena itu, PLA lebih cocok untuk produk yang tidak memerlukan kekuatan persis atau produk dengan detail halus seperti patung, hiasan, dan aksesori.

Meskipun memiliki beberapa kelemahan, PLA tetap menjadi salah satu material yang paling populer dalam dunia percetakan 3D. Keunggulan PLA dalam hal ramah lingkungan, kekuatan, kelenturan, dan kemudahan cetak membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk berbagai aplikasi. Di samping itu, kemajuan dalam penelitian dan pengembangan material juga dapat mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada.

Dalam kesimpulan, PLA (Polylactic Acid) adalah material yang digunakan secara luas dalam dunia percetakan 3D. Material ini ramah lingkungan, kuat, lentur, dan mudah dicetak. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, PLA tetap menjadi pilihan yang popular dan memberikan berbagai manfaat dalam perkembangan teknologi cetak 3D.