BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

what is pbat plastic made from

2023-11-29

PBAT atau komposit Poli Butiro Asetat adalah salah satu plastik biodegradable yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. PBAT adalah singkatan dari Polybutyrate Adipate Terephthalate, yang secara harfiah menggambarkan jenis polimer yang digunakan dalam produksi plastik ini.

PBAT tergolong dalam kelompok plastik biodegradable dan merupakan salah satu varian plastik yang berbasis alam atau terbuat dari bahan organik, biasanya mengandung sumber karbon seperti pati, tebu, atau tanaman lainnya. PBAT memiliki sifat-sifat yang mirip dengan plastik lainnya, seperti kekuatan, ketahanan terhadap panas, dan fleksibilitas, namun dengan bonus tambahan yaitu kemampuan untuk terurai secara alami dalam lingkungan tertentu.

PBAT terbuat dari campuran tiga jenis polimer yang berbeda, yaitu poli butirat, poli adipat, dan poli tereftalat. Poli butirat adalah polimer yang dapat terbuat dari sumber alami seperti pati jagung atau tebu. Poli butirat memberikan kekuatan dan fleksibilitas pada PBAT, sehingga membuatnya lebih mudah dibentuk menjadi berbagai produk plastik.

Poli adipat, di sisi lain, adalah polimer yang umumnya terbuat dari asam adipat, yang merupakan senyawa organik yang banyak ditemukan dalam sumber daya alam seperti minyak bumi dan bahan-bahan organik lainnya. Poli adipat memberikan ketahanan terhadap panas dan stabilitas dimensi pada PBAT, sehingga produk-produk PBAT dapat digunakan dalam suhu yang tinggi atau dalam kondisi yang keras seperti mikrooven atau wadah untuk makanan panas.

Poli teraftalat adalah polimer yang digunakan dalam berbagai jenis plastik, termasuk PET (Polyethylene Terephthalate). Poli tereftalat memberikan sifat kekerasan dan ketahanan terhadap benturan pada PBAT, sehingga membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, terutama dalam pembuatan kemasan makanan dan minuman.

Proses pembuatan PBAT melibatkan pencampuran ketiga polimer di atas dengan penambahan aditif tambahan. Aditif ini dapat berupa pewarna, bahan penguat, bahan adhesif, atau bahan antimikroba, tergantung pada kebutuhan produk yang akan dibuat. Campuran ini kemudian dipanaskan dan dilebur menjadi cairan homogen yang kemudian dibentuk menjadi berbagai bentuk produk plastik seperti film, kantong plastik, atau wadah makanan.

Keunggulan PBAT adalah kemampuannya untuk terurai secara alami dalam lingkungan tertentu. PBAT dapat didegradasi oleh mikroorganisme seperti bakteri atau jamur yang mendaur ulang polimer ini menjadi senyawa lepas seperti karbon dioksida dan air. Proses degradasi ini terjadi secara alami dan dapat memakan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun, tergantung pada kondisi lingkungan.

Dalam kondisi yang sesuai, PBAT dapat terurai secara cepat dan menjadi pupuk alami, yang merupakan salah satu alasan utama mengapa PBAT digunakan dalam produk-produk plastik berkualitas tinggi yang digunakan dalam industri makanan dan minuman. PBAT juga mengurangi dampak limbah plastik terhadap lingkungan dan membantu meminimalkan ketergantungan pada bahan baku fosil.

Namun, seperti plastik lainnya, PBAT juga memiliki kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah biaya produksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan plastik konvensional. Selain itu, PBAT juga memerlukan kondisi lingkungan tertentu untuk terurai dengan cepat, sehingga penggunaan produk tersebut harus jeli dalam memilih tempat pembuangan akhir.

Secara keseluruhan, PBAT merupakan salah satu jenis plastik biodegradable yang menarik perhatian banyak orang. Dengan sifat-sifat yang mirip dengan plastik lainnya dan kemampuannya untuk terurai secara alami, PBAT dilihat sebagai salah satu solusi yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi dampak limbah plastik terhadap lingkungan. Melalui inovasi dan pengembangan lebih lanjut, PBAT dapat menjadi alternatif yang lebih umum digunakan dalam berbagai aplikasi plastik di masa depan.